Eutanasia melanggar kehendak langit dan hukum alam 安乐死违背天意和地律

 

Pertanyaan di Acara Pertemuan Umat Buddhis Sedunia di Auckland, 8 November 2019

Pertanyaan 21: Eutanasia melanggar kehendak langit dan hukum alam

Tanya: Ada seorang ibu tua, seorang rekan se-Dharma, yang dirawat cukup lama di ruang ICU. Anak-anaknya, yang tidak sepenuhnya berkeyakinan pada ajaran yang sama, diam-diam memutuskan untuk melakukan eutanasia terhadap sang ibu tanpa sepengetahuan beliau maupun rekan-rekan se-Dharma lainnya. Setelah itu, anak-anaknya mengatakan bahwa ketika sang ibu meninggal, wajahnya tampak tenang dan rileks. Sebelumnya, mereka sempat berkonsultasi dengan sesama rekan se-Dharma tentang apa yang harus dilakukan jika sang ibu meninggal dunia, sehingga setelah kematiannya, mereka tidak memindahkan tubuhnya selama delapan jam dan melafalkan paritta serta nama suci untuknya.  Mohon bertanya kepada Master, apakah ada perbedaaan kematian karena dipaksa menjalani eutanasia dengan kematian akibat dibunuh? Apakah hal itu akan memengaruhi kemungkinan arwahnya menuju alam yang baik?

Jawab: Tentu saja berbeda. Jika seseorang meninggal sebelum waktunya, berarti masa hidupnya di dunia belum habis. Itu berarti melanggar kehendak Langit dan hukum alam di dunia akhirat. Seseorang seharusnya meninggal hanya ketika umur duniawinya telah tiba. Jika seseorang belum waktunya meninggal tetapi dipaksa mati, menurutmu apakah itu baik?  Bayangkan nanti ketika kamu sudah tua dan terbaring tak berdaya di tempat tidur, lalu anak-anakmu berkata, “Ayo, Ibu, biar kami kirim Ibu ke tempat yang damai dan bahagia,” apakah kamu mau?  (Ada sebagian rekan se-Dharma yang berpikir bahwa karena umur sang ibu sudah habis, maka anak-anaknya memilih eutanasia untuknya.)  Menurutmu, apakah tindakan mereka itu benar?  (Tidak benar.) Siapa mereka? Mereka mewakili ibu tua itu? Saya tanya kamu, kamu bersedia atau tidak bersedia, jawab? (Saya tidak mau.)  “Jangan perlakukan orang lain dengan apa yang kamu sendiri tidak ingin diperlakukan,” itu sangat sederhana. Jujur kata, kalian semua di bawah ini, nanti kalau sudah tua, terbaring di rumah sakit, apakah kalian mau anak-anak kalian datang dan berkata, “Mama, sepertinya waktumu sudah tiba, umurmu sudah habis, aku merasa kamu sudah hampir selesai, ayo disuntik saja”? Siapa di antara kalian yang bersedia? Tidak ada yang ingin mati, mengertikah? Apa-apaan itu? Tidak boleh begitu, sungguh, tidak ada orang yang ingin mati.  Orang itu belum meninggal, masa hidupnya belum habis, bagaimana kamu tahu kalau umurnya sudah sampai? (Kami juga sangat menyesal, tidak menjelaskan dengan jelas kepada anak-anaknya, lalu melakukan euthanasia.)  Kalian ada karma buruknya. (Ya.) Siapa yang menyuruh kalian menyentuh karma orang lain? Kapan saya pernah mengajarkan hal seperti itu kepada kalian?  Jangan lakukan itu lagi, tidak boleh. Cepat bantu melafalkan Xiao Fang Zi untuknya, terus lafalkan sampai dia datang memberi kalian mimpi. Nanti saya akan memintanya datang memberi mimpi (Kami sudah melafalkan, tapi belum pernah bermimpi tentang dia.)  Itu artinya dia tidak menerima, belum datang, dia marah. Kamu harus memberitahu kepada saya, nanti beri tahu saya namanya, saya akan bantu bicara padanya, suruh dia datang memberi kalian mimpi. Mulut ini, setiap kata yang keluar bisa menimbulkan karma, jangan bicara sembarangan, mengertikah?  (Terima kasih Master welas asih memberikan wejangan)

 

191108新西兰奥克兰世界佛友见面会提问

提问21 安乐死违背天意和地律

问:有一位同修老妈妈在ICU病房比较长时间,没有全信的子女瞒着老妈妈和同修选择为她做了安乐死。儿女事后说她走的时候面容安详放松。儿女事先咨询同修万一老妈妈不行了,心灵法门的后续处理,所以儿女在老妈妈过世后8个小时没有动她,并为她念经和念圣号。请问师父,被迫做安乐死与被杀害致死有区别吗?是否会影响去好的道?

答:肯定的,不该走的时候她走了,就是阳寿没有到,违背天意,违背地府的地律,应该阳寿到了才能走的。人家还没死,你把她先弄死,你说这好不好?等到你以后年纪大躺在床上不能动的时候,你的儿女说“来来来,妈妈,我送你到安乐快乐的地方去吧”,你愿意吗?(就是有些同修会认为是因为老妈妈的阳寿到了,所以她的儿女给她选择了安乐死)你觉得他们这样对不对?(不对)他们是谁?他们代表老妈妈的?我问你,你愿意不愿意,回答?(我不愿意)“己所不欲,勿施于人”,很简单的。讲老实话,你们下面这么多人以后年纪大了,躺在医院里,你们愿不愿意你们儿女跑过来说“妈妈,你差不多了,你阳寿到了,我感觉到你差不多了,来打一针”?你们谁愿意?没一个想死的,听懂吗?搞什么东西?不可以的,真的,不想死啊。人家还没死呢,阳寿还没过呢,你怎么知道阳寿到了?(我们也很忏悔,没有跟她的子女说清楚,就去做安乐死了)你们有业障了(是)谁叫你们去动人家因果的?我什么时候教你们这样的?以后不要这样啊,不可以的,赶快帮人家念小房子啊,一直念到她托梦给你们,到时候我叫她托梦(给她念过了,一直没有梦到她)这就叫她不买账,没来,生气了。你要跟我讲的,到时候把名字告诉我,我帮你跟她讲一下,叫她来给你们托个梦。嘴巴啊,出口就是业,不要乱讲话,听不懂啊?(感恩师父慈悲开示)