Biasanya jangan membicarakan orang yang sudah meninggal 平时不要谈论亡人

 

 

wenda20140608B 08:17

Biasanya jangan membicarakan orang yang sudah meninggal

Pendengar wanita: Kakak saya juga sedang menekuni ajaran Xin Ling Fa Men ini. Suatu kali ketika saya merasa sangat tidak enak badan, malam itu saya benar-benar tersiksa—tidak bisa tidur, hanya duduk sambil menangis dan gemetar. Kakak saya lalu memohon di depan altar Buddha, “Bodhisattva, bagaimana saya bisa membantu adik saya? Sebenarnya apa yang ada padanya… apa yang harus saya lakukan supaya bisa menolongnya, sebenarnya siapa…?” Ia hanya memikirkan hal itu di dalam hatinya, tetapi akibatnya dia sendiri mulai merasa tidak enak badan. Keesokan paginya, kakak saya berkata kepada saya, “Kemarin setelah saya memohon untukmu, saya sendiri malah mulai merasa tidak enak badan.” Lalu saya berkata, “Lihat saja, waktu Tahun Baru di rumah mereka tidak melakukan apa-apa…” dan saya mulai menyinggung tentang ayah mertua saya. Ayah mertua saya sudah meninggal. Baru saja mulai menyebutkannya, kakak saya langsung tidak tahan, mulai menangis keras, dan berkata kepada saya, “Adik, jangan lanjutkan! Cepat telepon suamimu, suruh dia segera membacakan Xiao Fang Zi untuk mereka, saya sudah tidak tahan lagi.”

Master menjawab: Lihat itu?! Jangan membicarakan orang yang sudah meninggal. Saya sudah lama mengatakan kepada kalian, begitu nama disebut, dia langsung datang, sangat cepat. Banyak orang bertanya kepada saya, “Master, ketika Anda melihat ‘totem’, jaraknya begitu jauh, mengapa Anda masih bisa melihatnya?” Begitu pikiran sampai, langsung sampai. Mengertikah? Sekarang saya tanya kamu: tidak peduli seberapa jauh seorang kerabat berada, selama kamu memikirkannya, bayangannya langsung muncul di pikiranmu, bukan? Sekarang kalau kalian berkata, “Ah, saya ingin melihat Master,” begitu kalian memikirkannya, bukankah sosok Master langsung muncul di pikiran kalian? (Ya) Nah, bukankah itu hanya dalam satu atau dua detik saja? Jadi jangan menyebutnya. Orang yang sudah meninggal jangan disebut-sebut, mengertikah? (Mengerti. Penyakit saya ini sebenarnya berhubungan dengan karma kehidupan saya sebelumnya.) Ya. (Tidak ada hubungannya dengan keluarga?) Aduh! Jangan dipikirkan lagi, tidak apa-apa. Binalah diri dengan baik, jangan menyalahkan orang lain—ini adalah dirimu sendiri. Selesaikan dengan baik. Menyalahkan orang lain akan membuatmu menderita, menyalahkan diri sendiri tidak akan membuatmu menderita. (Master, saya tahu saya salah. Saya pasti akan mengikuti Master dan membina diri dengan baik.) Sekarang kamu sudah mengerti: penderitaan yang kamu alami sekarang adalah agar kamu merasakan akibat dari tidak berbuat baik di kehidupan lampau, dan supaya kamu tahu bahwa di kehidupan ini kamu tidak boleh berbuat jahat lagi. Jika di kehidupan ini kamu berbuat jahat, kehidupan berikutnya akan lebih menderita daripada yang sekarang (Saya mengerti. Saya pasti akan melunasi semua hutang ini dan berusaha dengan sungguh-sungguh.)

 

wenda20140608B  08:17  

平时不要谈论亡人

女听众:我姐姐也是在修咱们这个法门,有一次我在难受的时候,我晚上实在太遭罪了,坐那不能睡觉一直在哭在发抖,我姐就在佛台面前求菩萨“菩萨,我怎么能帮帮我妹妹?到底她身上是……怎么做我才能帮她,到底是谁……”她心里边就这么想,结果她就开始难受了。第二天早上我姐姐就跟我说:“昨天给你求完之后我都开始难受了。”我说:“你看他家过年的时候什么都没做……”就提起到我公公了我的公公已过世了。刚起一个头的时候,我姐坐那就不行了,就开始“哇哇”哭,就告诉我“妹妹,你别说了,你赶紧给你丈夫打电话,让他赶紧给他们念小房子,我受不了了”。

台长答:看见了吗?!不要去讲死人,我早就跟你们讲过了,一提名字就到,快得不得了。所以很多人问我,“台长你看图腾,这么远为什么能看得见啊?”意念一到,马上就到,听得懂吗?现在我问你,你不管有个亲戚在多远,你只要脑子一想到他,脑子里印象就出来了。你们现在如果说“哎呀,我想看到台长”,你脑子里一想台长,是不是台长的形象就在你脑子里了?(是的)好了,这不是一两秒钟的事情吗?所以不要去提,过世的亡人不要去提,明白了吗?(知道。我这个病的话,其实就是跟我前世的业障有关系)对啊(跟家族这些都没有关系)哎呀!不要搞了,没事。好好修,不要怪别人,就是你自己。好好地化解,怪别人会痛苦,怪自己不会痛苦(师父,我知错了,我一定要跟师父好好修)你现在知道,让你现在受罪,就是让你尝尝你上辈子不做善事的结果,然后让你知道,你这辈子更不能做坏事,你这辈子做坏事,你下辈子比这辈子还要苦(我知道,我一定要把这些债都还上,我努力做)