wenda20120916B 30:48
Bagaimana umat awam dapat melepaskan kekhawatiran? Harus banyak membaca “Bai Hua Fo Fa”
Pendengar wanita: Halo Master! Saya punya beberapa pertanyaan. Mengenai pembinaan pikiran dan pembinaan diri, kita harus melepaskan pikiran kekhawatiran pada keluarga kita. Bagi praktisi di rumah, bagaimana dapat menyeimbangkan hal ini dengan memenuhi tanggung jawabnya?
Master menjawab: Sangat sederhana. Melepaskan pikiran kekhawatiran bukan berarti tidak peduli. Apa itu khawatir? Oh, anak ini, dia baru SD. Apa yang akan dia lakukan setelah kuliah? Apakah dia akan mendapatkan pekerjaan? Apakah dia bisa menemukan pacar? Apakah dia bisa punya anak setelah menikah? Ini disebut kekhawatiran (oh, kepeduliaan yang berlebihan). Hei! Bukan menyuruh kamu tidak peduli pada anakmu, tetapi memintamu untuk tidak “khawatir.” Selesaikan saja masalahnya. Setelah kamu menyelesaikannya, jangan berlarut-larut di dalam hati. Apakah kamu mengerti? (Ya, sudah mengerti. Bisakah Anda menjelaskan lebih banyak lagi?) Kamu yang jelaskanlah (Seperti terhadap orang yang lebih tua?) Sama seperti memperlakukan orang yang lebih tua! Apakah kamu mengerti? Harus memperlakukan dia dengan baik ya perlakukan dia dengan baik. Harus bagaimana ya bagaimana saja. Setelah itu, harus melepaskan kekhawatiran! Melepaskan kekhawatiran apa? Usia sudah tua, jika kita sudah benar-benar menjalankan kewajiban dan berbakti kepada orang tua, dan mereka benar-benar akan pergi, kita juga tidak berdaya.
Jika kamu terus mengkhawatirkan mereka, itu tidak akan baik untuk karier, masa depan, dan kesehatanmu sendiri! Benar tidak? Bahkan orang tua sendiri akan berkata kepada anak-anak mereka, “Kalian jangan khawatirkan saya. Saya baik-baik saja, saya tidak apa-apa, usia saya sudah begitu tua, pada akhirnya tetap harus pergi”, benar tidak? Apakah dia bisa membaik jika kamu mengkhawatirkannya? Jika setelah kamu khawatir, dia bisa memperpanjang hidupnya, maka kamu khawatir saja! Masalahnya, setelah kamu khawatir pun tidak bisa memperpanjang hidupnya! Tetapi kamu bisa memperpanjang hidupnya dengan melafalkan paritta, benar tidak? (Tetap harus melakukannya sesuai hati nurani) Ya! Saya beri tahu kamu! Meskipun kamu tidak punya kekhawatiran, kamu memperlakukannya dengan buruk, juga akan ada balasannya! Sesederhana itu! (Sudah mengerti. Jadi lebih sulit membina diri di rumah, bukan?) Lebih sulit! Sebenarnya, terkadang ingin menjadi biksu, itu adalah bersikukuh dan langsung lepaskan, lalu kamu menjadi biksu, tidak peduli dengan hal apapun, ia membina diri sendiri.
Lalu di rumah, kamu baru saja membina diri dengan baik hari ini, tetapi tidak bisa membina diri dengan baik di esok hari. Hari ini tidak ada kekhawatiran, berkata sudah berpikiran terbuka, tetapi setelah dua hari khawatir lagi. Jadi Master hidup dengan lelah, sekarang Master sedang menyelamatkan umat awam. Lihatlah murid-murid saya itu, ketika mendengar wejangan Master “Aduh, menangis sedih, “Bagus sekali” Oh, Master, saya benar-benar berubah. Setelah satu minggu, bertengkar di rumah lagi. Banyak biksu telah mencapai pencerahan, setelah tercerahkan, ia menjadi biksu. Ia di atas gunung, ia tidak ada kekhawatiran, tidak punya keluarga, tidak ada apa pun. Sedangkan kalian, baru saja dididik, seperti anak kecil, patuhlah, nah, setelah beberapa hari kemudian, kalian nakal dan tidak patuh lagi. (Sungguh menakjubkan. Setiap kali membaca Bai Hua Fo Fa, karena saya tidak punya banyak waktu untuk membaca, saya membuka salah satu halaman secara acak. Membuka halaman itu mungkin akan kebetulan menemukan jawaban atas pertanyaan yang baru saja saya pikirkan.) Ya (Namun, saya benar-benar tidak membina diri dengan tekun, mungkin ada yang sudah pernah dibaca, tercerahkan di saat itu, tetapi setelah beberapa waktu membuka kembali, akan lupa lagi). Itulah sebabnya menyuruh kalian untuk sering membaca Bai Hua Fo Fa ( Tidak perlu berdasarkan urutan 1, 2, 3 ….) Tidak perlu, tidak perlu.
wenda20120916B 30:48
在家居士如何放下罣碍;白话佛法要常看
女听众:台长你好!请教几个问题。关于修心修行方面的,我们要放下对家人的罣碍心,那对于在家修行人,怎么平衡跟尽责之间这个关系?
台长答:很简单,放下罣碍心,并不是说不关心。罣碍是什么?哎哟,这孩子啊,刚刚读小学,他以后大学怎么办啊?他以后工作有吗?他找女朋友行吗?他结了婚生得出孩子吗?这就叫罣碍(噢,多余的关心)诶!不是叫你不关心孩子,而是让你不要“罣碍”,去解决问题就可以了,解决了之后不要挂在心上,明白吗?(嗯,明白了。还能多讲一点吗?)你讲啊(像对长辈呢?)对长辈一样!明白吗?该对他好就对他好!该怎么样就怎么样!怎么样之后,要放下罣碍!放下罣碍什么,年纪大了,如果真的我们尽了责了,我们对爸爸妈妈都很孝顺,爸爸妈妈真的要走了,我们也没有办法。你挂在心上,对你的事业、对你的前途、对你自己本身的身体都不好!对不对啊?连自己的父母亲都会跟孩子说“你们不要挂念我,我挺好的,我没关系的,我这么大年纪总归要走的”,对不对啊?你挂了之后能不能好呢?如果你挂了之后,他能够延寿,那你就挂吧!问题你挂了之后不能延寿!而你念经能延寿,对不对啊?(还是要凭良心去做)对了!我告诉你!就算你不罣碍,你对他不好,也有报应!就这么简单!(明白了。所以在家修行也是更难是吧?)更难!实际上有时候,出家,那是咬咬牙、一跺脚,就出家了,什么都不管了,他自己就归自己修了。那么在家呢,你今天刚刚修好了,明天又修不好,今天不罣碍了,嘴巴里想通了,过两天又罣碍了。所以师父活得累啊,台长现在是在救在家居士啊!你看我那些弟子,听台长开示的时候,哎呀,痛哭流涕啊,“真好啊,哎呀台长我真的改啊!”过一个星期,又吵架了家里。很多法师开悟,开悟了之后人家就做了,人家在山上,人家没有罣碍,人家没有家,没有什么的。而你们呢,刚刚教育好,就像小孩子一样的,听话啊听话啊,好了,过两天又naughty了,又不听话了。(很神奇噢,每次看白话佛法,因为也不是有很多时间看,每次就打开来随便翻翻每一页,翻到那一页可能就刚好想到的问题就有答案在那儿)对了(但是呢,修得真是很不够精进,可能有些已经看过了,当时当下开悟了,过一段时间再翻,又忘了!)所以叫你们白话佛法要常看!(不用按照一二三那个顺序……)用不着的!用不着的!
