Bagaimana mengurus keluarga selama proses pembinaan diri 修行过程中如何兼顾家人

Acara Pertemuan Umat Buddhis Sedunia di Kuala Lumpur – Malaysia, 24 Desember 2016

Bagaimana mengurus keluarga selama proses pembinaan diri

Tanya: Tiga Pusaka Dharma Xin Ling Fa Men telah membawa manfaat besar bagi rekan-rekan se-Dharma kita, tetapi beberapa rekan se-Dharma yang mengabaikan anggota keluarga mereka dalam proses pembinaan diri, dalam kehidupan sehari-hari tidak mengurus bahkan menjauh dari anggota keluarga. Dalam segi lain, juga mengabaikan kesehatan tubuh sendiri, tidur terlalu sedikit, dan berada dalam kondisi kelelahan dalam waktu yang lama, mengakibatkan penurunan kebugaran jasmani. Membina diri dengan mentalitas kemelekatan seperti ini pada akhirnya menyebabkan diri ke ambang kehancuran, dan secara objektif juga memengaruhi pandangan orang lain terhadap ajaran Xin Ling Fa Men kita. Mohon Master welas asih memberikan wejangan, bagaimana menangani hubungan ini sesuai aturan dan ajaran Dharma?

Jawab: Pertama-tama, membina pikiran tidak boleh menyimpang. Apapun yang berlebihan adalah tidak baik. Jalan Tengah yang diajarkan oleh Konfusius, kita harus menempatkan hal apapun di tengah, jangan menyimpang. Kamu keterlewatan dalam tidak tidur, itu juga disebut menyimpang; kamu terlalu berlebihan  melekat “Saya harus membina dengan baik, saya harus pergi ke Alam Sukhavati”, itu juga disebut menyimpang. Menyesuaikan jodoh. Segalanya harus menyesuaikan jodoh, lakukan semampu diri, membina dengan tekun dan baik-baik.

Kamu menjaga keluarga, karena kamu masih memiliki keluarga. Para biksu telah meninggalkan rumah kecil mereka dan memasuki rumah bersifat universal. Mereka rela melepaskan, namun kita tidak rela melepaskan, jadi kita harus membawa mereka bersama-sama. Sebenarnya, jika suami atau istri kamu tidak membina diri, kamu mungkin akan memikul beban yang berat, tidak berdaya. Banyak orang masih menghalangi kamu untuk membina pikiran, benarkah? Jika kamu membiarkannya hari ini, itu juga tidak baik, orang lain akan menganggap kalian yang membina pikiran semuanya sudah tidak waras.

 

161224马来西亚•吉隆坡《世界佛友见面会》共修组提问 

修行过程中如何兼顾家人

问:心灵法门三大法宝为我们广大同修带来了很大益处,但是有些同修在修行的过程中一方面忽略了家人,在日常生活中不顾及甚至疏远了家人;另一方面,也忽视了自己的身体,睡眠时间过少,长期处于疲劳状态,造成体质下降。用这种执著的心态修行,最终导致自己面临崩溃的边缘,客观上也影响了别人对我们心灵法门的看法。请师父慈悲开示,该怎样如理如法地处理好这种关系?

答:首先,修心不能修偏,任何的过都不好。我们孔老夫子讲的中庸之道,什么事情要放在当中,不要偏。你过分地不睡觉,那也叫偏;你过分地去执著“我一定要修好,一定要到西方极乐世界”,那也叫修偏。随缘,一切随缘,尽自己的努力,精进地、好好地修。

你照顾到家庭,因为你还有家庭,法师他们已经脱离了自己的小家进入了大家,他们舍得了,舍下了,而我们舍不得,就必须要带着他们一起。实际上如果你的先生或者你的太太不修,你可能会背一个沉重的包袱,没办法的。很多人还要阻碍你修心,对不对?如果你今天把他甩了,那也不好,人家会觉得你们修心的人都疯掉了。