Bagaimana membantu rekan se-Dharma memasang altar dengan benar sesuai aturan dan Dharma 怎样如理如法地帮助同修设佛台

 

Wenda20150906B 42:56

Bagaimana membantu rekan se-Dharma memasang altar dengan benar sesuai aturan dan Dharma

Pendengar pria: Ada seorang rekan se-Dharma yang berniat untuk membantu memasang altar di setiap rumah di daerahnya. Ia memimpin kelompok teman se-Dharma semuanya untuk dalam satu hari bisa memasang altar di empat sampai lima rumah. Banyak umat di daerah tersebut mencarinya untuk membantu memasang altar, karena ia memiliki respon spiritual, bisa merasakan rumah siapa yang ada kedatangan Bodhisattva, bahkan mengetahui Bodhisattva mana yang datang. Namun ada rekan se-Dharma yang khawatir: banyak umat datang kepadanya justru karena tertarik pada respon spiritual tersebut. Selain itu, frekuensi pemasangan altar yang terlalu tinggi membuatnya tidak bisa membimbing umat dengan baik untuk tekun melafalkan paritta dan membina pikiran. Mohon bertanya, apakah rekan ini akan memikul karma? Bagaimana cara membantu umat memasang altar dengan benar sesuai aturan dan ajaran Dharma? Mohon Master welas asih memberikan pencerahan

Master menjawab: Sebenarnya, dari sisi niat, dia sedang melakukan hal baik. Membantu memasang altar juga merupakan jasa kebajikan yang sangat besar. Namun, kamu harus ingat: ini bukan seperti “mempromosi” sesuatu. Jika altar sudah dipasang tetapi orang tersebut tidak memasang dupa, tidak bersembahyang, dan bukan karena niat tulus dari dirinya sendiri, maka suatu saat ketika ia berhenti bersembahyang, bahkan membongkar altar atau melakukan hal yang tidak hormat terhadap altar, maka dia akan memikul karma. Mengertikah? (Mengerti, Master)  Jadi yang terbaik adalah: ketika seseorang benar-benar membutuhkan dan dengan sukarela ingin memasang altar, barulah dia membantu, atau mungkin menyumbang beberapa perlengkapan seperti rupang Bodhisattva, itu boleh dilakukan. Tetapi dia tidak boleh pergi dari rumah ke rumah seperti itu… dan juga tidak boleh menggunakan alasan seperti: “Saya melihat Bodhisattva sudah datang ke rumahmu, saya …” Cara seperti ini tidak sesuai dengan aturan dan ajaran Dharma. Mengapa? Karena jika kamu menggunakan hal-hal seperti itu untuk mendorong orang memasang altar, ketika suatu hari mereka merasa tidak manjur, mereka akan segera membongkar altar tersebut. Pada saat itu, dia akan memikul karma. Kalian lihat, Master membabarkan  Dharma sampai hari ini, saya selalu membiarkan orang sadar dan bersedia sendiri. Jika jodoh orang itu belum sampai, jangan memaksakan untuk memasang altar di rumahnya. Jika setelah dipasang dia kemudian melakukan karma ucapan atau karma perbuatan, semua itu juga akan memengaruhi orang yang membantunya memasang altar. Mengertikah? (Mengerti, Master)

 

 

wenda20150906B  42:56  

怎样如理如法地帮助同修设佛台

男听众:有位师兄发愿将佛台设到当地的每家每户,他带领共修组师兄们最多一天可以设四到五家,当地很多佛友都找他设佛台,因为这位师兄很有感应,感应出谁家有没有来菩萨,来了哪位菩萨。有师兄担心,很多佛友是冲着他的感应而找他设的佛台,并且这样设佛台的频率太高了,无法很好地跟佛友精进念经修心。请问,这位师兄是否要背业?如何如理如法地帮助佛友们设佛台?请师父慈悲开示。

台长答:实际上就这个问题,他是做好事,设佛台也是功德很大的。但是你要记住,你不是说推销,你设了佛台人家不上香、不供,不是自己发心的,等到一定的时候人家不烧香了,人家把那个佛台撤了,或者做出那些对佛台不好的事情,他就背业。明白了吗?(明白了,师父)所以最好是人家需要设佛台,请他帮忙或者赞助一些东西,菩萨像什么的,他可以做。但是他不能一家家就这么……而且不能利用说:“我看见你家菩萨来了,我来……”像这种东西都不如理如法。为什么?因为你靠这些东西去让人家家里设佛台,人家以后觉得拜得不灵了,人家就会把佛台马上撤了,那他就有业障了。你看台长弘法到今天,我都是叫人家自觉自愿的,人家家里缘分不到你别去给他设,设了之后他以后犯口业、造身业,全部影响到帮他设佛台的人。明白了吗?(明白了,师父)