Wenda20180622 01:23:51
Bagaimana memahami “welas asih yang besar akan menghasilkan kebahagiaan abadi”; hubungan progresif antara welas asih dan sukacita dalam memberi
Pendengar pria: Master, “welas asih yang besar akan menghasilkan kebahagiaan abadi.” Bagaimana memahami kalimat ini?
Master menjawab: Hati yang maha welas asih dan maha penyayang, kamu akan selalu memiliki hati yang welas asih dalam pikiranmu. Tentu saja kamu akan bahagia. Apakah kamu bahagia jika membantu orang lain? (Bahagia) Welas asih yang besar berarti selalu memiliki hati yang maha welas asih dan maha penyayang seperti ini, maka mentalitas kamu akan selalu berkembang dengan sehat. (Apa hubungan progresif antara welas kasih dan sukacita dalam memberi?) Welas asih, membantu orang lain, perasaan sukacita akan muncul. Setelah perasaan sukacita muncul, kamu akan memberinya kepada orang lain. Sebagai contoh sederhana, kamu melihat anak tetangga sebelah, pertama-tama kamu melihat dia lucu, itu adalah welas asih. Kemudian kamu melihat kenapa anak itu mengenakan sedikit pakaian, hari begitu dingin, maka belas kasihanmu muncul. Kemudian “Saya ingin membeli baju untuk anak ini. Saya suka anak ini”, maka perasaan sukacita akan muncul. Kemudian memakaikan baju itu kepada anak, bukankah kamu telah merelakan uangmu dan membantu orang lain, apakah kamu senang? Apakah kamu senang ketika akhirnya melihat anak itu mengenakan baju yang kamu beli? (Senang) Welas asih dan bersukacita untuk memberi, bukankah ini adalah progresif? (Sudah mengerti)
Wenda20180622 01:23:51
如何理解“大慈心会产生永恒的喜悦之心”;慈悲喜舍的递进关系
男听众:师父,“大慈心会产生永恒的喜悦之心”,如何理解这句话?
台长答:大慈大悲的心,你就脑子里永远有慈悲的心,你当然就开心了,帮助别人开心吗?(开心)大慈心就是永远有这种大慈大悲的心,那你的心态就会永远健康发展(那慈悲喜舍是什么样的递进关系呢?)慈悲、帮助到人家了,欢喜心就生出来了,欢喜心生出来之后你就去舍给人家了。举个简单例子,你看见隔壁邻居的小孩子,你先看见他可爱,是慈心;然后看见这个孩子穿的衣服怎么这么少,这么冷,那么悲心出来了;再接下来,“我要给孩子买件衣服,我喜欢这孩子”,那么喜心就出来了;然后衣服给孩子穿上了,你不就舍去了你的钱财,帮助到别人,你开心吗?最后看见那孩子穿着你买的衣服,你开心吗?(开心)慈悲喜舍,这不就是递进吗?(明白了)
