Bagaimana memahami “ketika pikiran muncul nafsu keinginan, sebenarnya itu sudah melanggar sila asusila” 如何理解“意念起了贪爱,其实就犯了淫戒”

 

Wenda20200124 01:01:00

Bagaimana memahami “ketika pikiran muncul nafsu keinginan, sebenarnya itu sudah melanggar sila asusila”

Pendengar pria: Anda memberikan wejangan dalam “Bai Hua Fo Fa jilid 11”: Ketika pikiran muncul nafsu keinginan, sebenarnya itu sudah melanggar sila asusila. Apakah standar nafsu keinginan untuk “melanggar sila asusila” ini?

Master menjawab: Melanggar sila asusila berarti kamu telah muncul pikiran jahat yang tidak boleh kamu pikirkan di dunia ini, perbuatan asusila. Misalnya, kamu adalah seorang praktisi Buddhis, kamu berpikir tentang bagaimana melakukan hal seperti itu dengan orang lain, ini adalah contoh umum. Misalnya, kamu mempunyai jodoh dengannya di kehidupan sebelumnya, maka kamu hanya… Kalau kamu punya jodoh dengannya di kehidupan sebelumnya, itu harusnya dikatakan sebagai kelanjutan dari jodoh, jadi itu bukan masalah besar. Lalu kamu bisa mengubah cinta kecil menjadi cinta yang universal. Tetapi jika kamu terus melakukan hal-hal ini dengannya, maka keseluruhanmu akan berakhir. Apa maksudnya “berakhir”? Yaitu melakukan pelanggaran terhadap sila, pelanggaran sila besar (sudah mengerti)

 

Wenda20200124   01:01:00   

如何理解“意念起了贪爱,其实就犯了淫戒”

男听众:您在《白话佛法·十一》中开示:意念起了贪爱,其实就犯了淫戒。这个“犯淫戒”贪爱的标准是什么呢?

台长答:犯淫戒就是说你已经动了人间的不应该动的邪念,邪淫。比方说,你是个学佛人,你去想着跟人家怎么样做那种事情,这个就是典型的。比方说,你上辈子跟他有缘分,那你只不过……你跟他上辈子有一点缘分的话,应该只是说是一种缘分的延续,那问题还不大,那么你可以把小爱转为大爱。但是如果你去跟他继续行了这些事情了,那你整个就是完了。“完了”什么意思?就是说犯戒了,犯大戒了(明白了)