Bagaimana memahami “Pandangan Jalan Tengah (Madhyamaka)” 如何理解“中观”

Master Lu Menjawab Surat Keraguan (124) 31-08-2016

Bagaimana memahami “Pandangan Jalan Tengah (Madhyamaka)”

Pertanyaan 22: Akhir-akhir ini, saya tidak tahu apakah saya terlalu banyak berpikir. Menekuni Dharma adalah membina pikiran, tetapi dalam Pandangan Jalan Tengah (Madhyamaka) mengatakan: Dalam membina diri, kita tidak boleh hanya mementingkan penampilan luar, tetapi juga tidak boleh mementingkan pada batin internal. Tidak di dalam dan tidak di luar. Tidak sering melihat, barulah bisa memutuskan pandangan. Di antara sering melihat dan memutuskan pandangan, inilah pangangan Jalan Tengah (Madhyamaka), yang sangat penting dalam Buddhisme. Tidak mementingkan batin internal dan menekuni Dharma serta membina pikiran di sini, bukan maksud yang sama, bukan? Tidak mementingkan pada batin internal, apakah itu perasaan batin, bukan? Sedangkan membina pikiran adalah menjalankan sila, mengubah kebiasaan ketidaktahuan pada diri.

Jawaban 22: Pandangan Jalan Tengah (Madhyamaka), karena dia belum mencapai tingkat kesadaran spiritual itu, jadi sulit baginya untuk memahami. Pada awalnya, seseorang menekuni Dharma dengan sepenuh hati, tetapi pada tingkat tertentu, itu bukan lagi tentang menekuni Dharma dengan hati. Melakukan perbuatan baik itu secara alami dan tidak perlu memikirkannya. Ketika seseorang membina dirinya dengan baik, dia tidak perlu secara sengaja melakukan hal-hal seorang Bodhisattva dari penampilan luarnya, juga tidak perlu menganggap dirinya sebagai Bodhisattva di dalam hatinya. Ketika seseorang membina dirinya dengan baik,  batin dan penampilan luarnya secara alami mencerminkan seorang Bodhisattva.

 

卢台长来信解答(一百二十四)2016-08-31

如何理解“中观”

22:我最近不知是不是想的太多了,学佛就是修心,但是中观中又说:修心不注重外表,也不要注重内心。不在内也不在外。不常见才能断见。在常见和断见中,这就是中观,是佛教很重要的。这里的不要注重内心和学佛修心,完全不是一个意思吧?不注重内心,是内心感受吧?而修心是一种受戒,改掉身上无明习气。

22:中观,因为他没有到这个境界,所以难以理解。刚开始是用心在学佛,到了一定境界已经不是用心在学佛了,做好事都是自然出来、不需要想的,一个人修得好,外表不用刻意做菩萨的事情,心中也不用想自己是菩萨,修得好的时候就是自然内心和外表出来都是菩萨。