wenda20160122 54:45
Bagaimana jika memiliki anak dengan pria yang sudah beristri sebelum menekuni Dharma?
Pendengar pria: Seorang rekan se-Dharma wanita mempunyai anak dengan seorang pria yang mempunyai keluarga lebih dari belasan tahun yang lalu. Sekarang rekan se-Dharma tersebut telah menekuni Xin Ling Fa Men, dia takut dia akan melakukan perbuatan asusila dengan pria tersebut lagi, jika berpisah dia takut akan menyakiti anak. Dia sangat dilema. Rekan se-Dharma berharap Master dapat memberinya beberapa wejangan sehingga dia dapat menyingkirkan kerisauan ini dan membina diri lebih tekun. Terima kasih Guru.
Master menjawab: Pertama-tama, apakah wanita ini sudah menikah atau belum? (Mungkin tidak) Maksudmu membantunya melahirkan seorang anak? (Ya, pria itu sudah menikah) Kalau begitu sangat sederhana. Dia tahu bahwa pria ini tidak akan akur dengannya dan tidak akan meninggalkan keluarganya. Dia hanya bisa meminta pria itu untuk membesarkan anaknya, menggunakan uang untuk membesarkan anaknya, dan kemudian memintanya untuk melepaskan sepenuhnya. Tidak berdaya, karena dia telah melakukan kesalahan. Apakah kamu mengerti? Karena jika dia melakukan kesalahan, menyebabkan anak itu juga salah, sehingga membuat dirinya sangat malu. Jadi, kamu lihat anak sudah keluar, bukankah ini bercanda?
wenda20160122 54:45
没学佛时跟已婚男人生了孩子怎么办
男听众:一位女同修十多年前和一个有家庭的男人生了个孩子,现在同修学习心灵法门了,害怕还会和那个男的犯邪淫,分开又怕伤害到孩子,心里头特别矛盾。同修很希望师父能够给她开示几句,让她去掉这个烦恼,精进修行,谢谢师父。
台长答:首先这个女的结婚没结婚?(应该没有)就是说帮他生了一个孩子啊?(对,男的是结婚的)那么很简单了,她知道这个男的不会跟她好下去,也不会离开家庭,只能叫这个男的抚养孩子,把钱抚养她的孩子,然后叫她要彻底放下。没办法,因为她自己已经做错了,听得懂吗?因为她做错的话,造成了孩子也错了,所以造成了她自己非常丢脸的事情。所以你看孩子都出来了,这不是开玩笑吗?
