wenda20150426A 01:00:26
Bagaimana cara menilai berat dan ringannya karma
Pendengar Wanita: Mengenai masalah mengikis karma, beberapa waktu yang lalu ada seorang teman se-Dharma menelepon Master dan bertanya: “Apakah ada spesifikasi tertentu bagi kami untuk mengetahui berapa banyak karma kita yang telah terkikis?” Master berkata, “Tidak ada spesifikasi tertentu.”
Saya ingin bertanya kepada Master, apakah semakin lama kita belajar Buddha Dharma, misalnya, kita tidak lagi khawatir ketika menghadapi suatu masalah, atau kita akan menggunakan kebijaksanaan Buddha untuk mengatasi hal-hal dalam hidup kita, dengan begini apakah boleh menilai bahwa karma diri sendiri sudah ringan?
Master menjawab: Jika ada tumbuh kebijaksanaan, semakin banyak kebijaksanaan maka semakin ringan karmanya; semakin besar berkah seseorang, semakin ringan karmanya; jika berkah seseorang sangatlah kecil, maka semakin berat karmanya, apakah sudah mengerti? (Oh. Kalau begitu setiap hari penuh dengan kebahagiaan dalam Dharma, karma kita akan terkikis secara berangsur-angsur, begitu kan?) Tentu saja.
Kamu bisa tertawa, pasti karmanya juga sangat ringan, dan orang yang bisa bahagia setiap hari adalah memiliki karma yang ringan. Coba kamu lihat orang-orang yang cemberut setiap hari, apakah orang seperti ini tidak memiliki karma? Karma yang dipikul sangatlah berat dan sial (Mengerti, Master).
wenda20150426A 01:00:26
如何判断消业的轻重
女听众:关于消业的问题,前段时间有位师兄打进电话问师父:“有没有固定的格式让我们了解,可以知道自己的业障消了多少?”师父说:“是没有固定格式的。”我想问一下师父,是不是我们学佛越学到后来,比如说碰到事情不起烦恼心了,或者说生活当中的事情会用佛的智慧去对治,这是不是可以判断自己的业障轻了呢?
台长答:如果有智慧生出,智慧越多业越轻;一个人福气越大,他的业越轻;如果这个人福气很小,他的业越重,这还不懂啊?(哦。那就天天法喜充满,我们的业障是随着慢慢消下去的,是吧?)那当然。你能够笑得出来,一定业也很轻,天天能够开心的人就业轻。你去看看每天愁眉苦脸的人,这种人会没有业的?背的业背得厉害,倒霉啊(明白了,师父)
