Wenda20200301 46:04
Bagaimana cara agar tetap bisa bersikap ramah kepada orang yang bersikap munafik dan berperilaku tidak sesuai tata krama
Pendengar pria: Master, anda pernah memberi wejangan bahwa: “Hal yang paling mulia di dalam hidup ini adalah tetap bisa bersikap ramah kepada orang yang bersikap munafik dan tidak sesuai tata krama. jika anda sudah tahu orang lain munafik dan berperilaku tidak sesuai tata krama, tetapi anda masih bisa tersenyum kepada orang tersebut, maka kamu adalah Bodhisattva.“ Bagaimana cara agar tetap bisa bersikap tersenyum kepada orang yang bersikap munafik dan berperilaku tidak sesuai tata krama?
Master menjawab: Mentalitas. Buddha Maitreya yang bisa melakukannya, maka itu kalian harus bisa belajar seperti Buddha Maitreya. Hal yang kecil didunia ini, orang bersikap munafik apa hubungannya? Dia bersikap munafik , karma buruk diri sendiri dipikul oleh dia sendiri, mengapa kamu harus bersikap munafik? (sudah mengerti) “Karma buruk masing-masing dipikul diri sendiri”, maka kamu akan bisa tersenyum.
Orang bersikap tidak sesuai tata krama terhadap kamu, dan kamu tersenyum kepada dia, karena kamu mengerti karma buruk masing-masing dipikul diri sendiri (Benar. Ini benar-benar merupakan sikap yang mulia dan murah hati) Benar, apa yang kamu pikirkan? Apakah begitu mudah menjadi seorang Bodhisattva? (Benar, saya tidak bisa melakukannya) Tidak bisa melakukannya, maka kamu akan dipenuhi dengan kemarahan yang sangat besar, apabila dipenuhi dengan kemarahan yang sangat besar, maka akan timbul kebencian di dalam hati. Harus melepaskannya, apabila kamu tidak melepaskannya, maka amarahmu tidak ada habisnya terhadap segala hal yang ada di dunia ini.
Kamu akan marah terhadap hal ini dan hal itu, tidak nyaman melihat hal ini dan hal itu, jadi coba kamu katakan siapakah yang menurutmu terlihat nyaman? Sama seperti seorang ayah dan ibu yang seumur hidup bersama kita juga demikian, merekalah yang mendidik kamu, mereka juga akan merasa benci terhadap kamu, dan terkadang kamu juga akan merasa benci melihat ayah dan ibu. Ini tidak dapat dihindari, dikarenakan manusia adalah makhluk sosial, hanya sebagai makhluk kelas tinggi, dan tingkat kesadaran masih belum tercapai sampai ke tingkat bodhisattva, maka ketika melihat dia akan merasa sangat benci (benar) saya memberi sebuah contoh, seseorang yang memiliki sifat egois, apakah kamu akan merasa senang ketika melihat orang yang bersifat egois?
(tidak senang) baiklah (Master, ada sebagian orang sifatnya seperti pelindung dharma, ketika melihat orang yang bersikap munafik dan bertindak tidak sesuai tata krama terhadapnya, bagaimana cara agar hati bisa mengendalikannya?) Pelindung dharma adalah pelindung dharma, pelindung dharma tidak peduli. Sama halnya kamu bertanya: “Ketika polisi melihat pencuri,apakah dia tidak akan menangkapnya?” biasanya orang lain akan tersenyum: “Karma buruk diri sendiri dipikul oleh dia sendiri.”
Akan tetapi ketika polisi melihatnya maka dia akan menangkapnya. Kamu sebagai pelindung dharma hari ini, dengan demikian kamu harus berani maju, kamu harus dipenuhi dengan kemarahan yang sangat besar, dikarenakan kamu adalah seorang pelindung dharma, ini tidak dapat dihindar (sudah mengerti).
Wenda20200301 46:04
面对别人的虚伪与不义,如何能保持对别人的亲切
男听众:师父,您开示过:“人生最尊贵的事情就是面对别人的虚伪与不义,仍能保持自己对别人的亲切。如果你能知道人家虚伪,人家不义,但你仍能笑嘻嘻地对人家很亲切,那你就是菩萨。”怎样才能面对别人的虚伪和不义还笑嘻嘻的呢?
台长答:心态。弥勒佛就能做到,你们就要学弥勒佛。人间这点事情,人家虚伪有什么关系?他虚伪,他个人业障自己背,你去虚伪干吗?(明白了)“个人业障个人背”,你就会笑了。人家对你不义,你冲着他笑,因为你知道个人业障自己背(是。这真是一种宽大的胸襟啊)对啊,你以为啊?做菩萨这么容易的?(真是,我就做不到)做不到,你就义愤填膺了,义愤填膺,瞋恨心就起了。放下啊,你不放下的话,这个世界上的事情你气不完的。你这个也生气那个也生气,看这个不顺眼那个不顺眼,你说哪一个人能顺眼的?就是跟爸爸妈妈一辈子,他把你养出来的,都会觉得你讨厌,你都会觉得爸爸妈妈有时候很讨厌。这个没有办法的,因为人是群居动物,只是一个高级动物,思维没到菩萨的境界,一定会看见他很讨厌的(对)我举个简单例子,一个人有私心,你看见有私心的人开心吗?(不开心)好了(师父,有的人是护法的性格,看到这种虚伪不义的人,怎么调节这种内心呢?)护法就是护法,护法不管的。你就等于问:“警察看见小偷,他不抓啊?”平时其他人可以笑笑的:“唉,自己业障自己背啊。”但是警察看见就抓他了。你今天是护法,你就必须要站出来,你要义愤填膺,因为你是护法,没办法的(明白了)
