Bagaimana baru termasuk ketekunan; Ketekunan tergantung dari dalam hati 如何才算精进;精进在于内心

Wenda20200510   51:43  

Bagaimana baru termasuk ketekunan; Ketekunan tergantung dari dalam hati

Pendengar wanita: Master, mengenai definisi ketekunan, berapa lama waktu yang kita habiskan untuk melakukan hal-hal Buddhis setiap hari baru termasuk tekun? Selain melafalkan paritta, seperti membabarkan Dharma untuk menyelamatkan orang, dan belajar “Bai Hua Fo Fa”, perlu berapa lama waktu baru termasuk tekun?

Master menjawab: Ini bukan masalah waktu, tapi hatimu. Jika hatimu selalu dalam ketekunan, maka kamu akan selalu… meskipun kamu tidak melakukan banyak hal hari ini, tetapi hatimu selalu dalam ketekunan, sebenarnya kamu berada dalam ketekunan. Ia mengacu pada ketekunan dalam hatimu (baik), “Ketekunan” sebenarnya, istilah Buddhis adalah viriya, yang merupakan kekuatan untuk meningkatkan diri

(Mengerti. Sebelumnya, persyaratan Anda untuk murid-murid adalah menghabiskan waktu setidaknya satu hari dalam seminggu untuk melakukan kegiatan Buddhis, menjadi sukarelawan, membabarkan Dharma, dan lain sebagainya. Bagi orang yang ingin berhasil membina diri dalam satu kehidupan, apakah persyaratannya harus lebih tinggi?) Benar.

Kamu boleh berpikir dalam melakukan setiap hal. Misalnya, saya mencuci sayur hari ini, mengapa kamu mencuci sayur? Kamu memikirkan dan melakukan hal ini secara mendalam: “Hari ini, saya mencuci sayur demi kehidupan, dan hidup demi memperkenalkan Dharma kepada orang, dan memperkenalkan Dharma kepada orang lain demi bisa menyelamatkan lebih banyak makhluk hidup di masa depan, supaya bisa terbebaskan dalam kehidupan ini, oleh sebab itu, saya harus hidup, maka saya mencuci sayur sekarang.”

Ini disebut ketekunan. Begitulah saling terintegrasi. Setiap hal yang kamu lakukan harus terhubung dengan Bodhisattva, bukan mencari alasan, namun benar-benar memahaminya seperti ini. Jika memiliki konsep seperti itu, maka kamu berada dalam ketekunan (yaitu, berusaha untuk menggabungkan semua hal dengan hal-hal Buddhis, misalnya mencuci sayur adalah supaya tubuh fisik ini bisa tetap hidup, Ketika tubuh fisik membaik…) Salah.

Menggunakan pikiran duniawi memahami hal-hal Bodhisattva, selamanya tidak akan paham (maaf, Master), tidak ada kebijaksanaan. Yaitu menggunakan konsep Buddha Dharma dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan rangkaian, namun adalah nyata. Misalnya, saya sedang berbicara dengan kalian di radio sekarang, saya sedang menyelamatkan kalian, dan saya sedang membabarkan Buddha Dharma.

Memangnya saya masih merangkainya? Hari ini secara alami kamu berpikir: Saya harus hidup hari ini, saya harus makan, dan setelah makan, saya akan memiliki waktu untuk bekerja lebih keras untuk membabarkan Dharma… Ini terintegrasi secara alami, bukan dirangkaikan, tetapi secara alami memiliki pemikiran ini (mengerti)

 

Wenda20200510   51:43  

如何才算精进;精进在于内心

女听众:师父,对于精进的定义,我们每天在佛事上花多长时间算是精进?除了念经,比如弘法度人,还有学《白话佛法》,就多长时间才算精进?

台长答:不是时间的问题,是你心的问题。如果你的心在精进当中,那你永远……就算你今天没有去做很多事情,但是你的心一直在精进当中,实际上你就在精进当中。它是指你的心精进(好的)“精进”,实际上佛教术语就是viriya,是一种向上的力量(明白。之前您对弟子的要求,是一周至少有一天要用来做佛事、做义工、弘法等等。对于想一世修成的人,他的要求是不是要更高一些?)对。你做每件事情都可以想的。比方说,我今天在洗菜,你洗菜为什么?你就想得深一点,行深一下:“今天洗菜我为了生活,生活为了度人,度人为了以后能够救度更多众生,为了能够这一辈子解脱,所以我要生活,我要活着,所以我现在洗菜。”就叫精进。是这么连的。你每做一件事情都要跟菩萨的连在一起,不是找理由,而是真正地这样理解,有这么个概念,你就在精进中了(就是把所有的事情尽量往佛事上串联,比如说洗菜是为了养活这个色身,色身好了……)错。把人间的东西来理解菩萨的东西,永远都搞不清楚(对不起,师父)没智慧。就在生活当中以佛法的概念来生活,不是串联,是真实的。比方说,我现在在广播里边跟你们讲话,我在救你们,我是在弘扬佛法。我还要去串起来啊?你今天很自然地想到:我今天要活着,我要吃,吃了之后我有时间更努力去弘法……就这么自然地联系的,不是把它串起来的,自然想到的(明白了)