Wenda20200614 01:14:57
Apakah teman se-Dharma tua yang menjelang ajal boleh berikrar besar untuk terus mengenal ajaran Buddha Dharma di setiap kehidupan
Pendengar Wanita: Dalam catatan perjalanan murid di langit dan bumi, Guan Shi Yin Pu Sa memberi wejangan: “Para murid baik-baik membina diri, pembinaan kalian pada kehidupan sebelumnya sehingga memperoleh berkah yang begitu besar, para Buddha dan Bodhisattva berbelas kasih kepada para umat di dunia. Demi membantu kebenaran ajaran di pintu ajaran saya, kalian dengan penuh semangat membabarkan pintu Dharma dan kebenaran Dharma, ketika buah kebaikan memadai pada saat menjelang ajal, maka pasti akan dijemput oleh kami.
Yang tidak bisa mencapai pencerahan pada kehidupan ini, jangan menangis dan bersedih, asalkan pada saat menjelang ajal bisa menimbulkan pikiran yang benar dan bertekad bahwa akan terus mengenal dan menekuni ajaran Buddha Dharma dalam setiap kehidupan, maka kami pasti akan menuntun kalian untuk pulang ke Surga di kehidupan berikutnya.”Sekarang banyak nenek tua yang sudah lanjut usia, merasa bahwa dirinya tidak bisa berhasil membina diri dalam satu kehidupan. Apakah bisa membimbing mereka untuk berikrar besar seperti ini saat menjelang ajal?
Master menjawab: Boleh, harus berikrar, dengan demikian setidaknya masih bisa mengenal ajaran Buddha Dharma di kehidupan berikutnya, dengan kata lain adalah berjodoh Buddha (benar, kemudian tidak akan sampai tersesat)
Wenda20200614 01:14:57
老年同修临终时可否发大愿生生世世闻佛法
女听众:《佛子天地游记》中,观世音菩萨开示:“众弟子好好修,你们前世修来莫大福气,诸佛菩萨怜悯天下苍生,为我法门正法,你们大力弘扬我佛法门法义,临命终时善果俱足必得我佛接引。今世不能成正觉者,莫哀泣,只要临命终起正念愿生生世世闻佛法,修佛道,我佛如来必在下一世指引你们回天之路。”现在有很多老妈妈年纪大了,觉得自己没有办法一世修成。她们在临命终时可以引导她们这样子发大愿吗?
台长答:可以,应该发,这样发的话至少下辈子还能碰到佛经,就是佛缘(对,然后就不至于迷失)
