Apakah menyebut nama almarhum saat membabarkan Dharma akan memengaruhinya? 弘法时提及亡人,是否对其有影响

 

Pertanyaan di Seminar Dharma Auckland – Selandia Baru, 09 November 2019

Pertanyaan 45: Apakah menyebut nama almarhum saat membabarkan Dharma akan memengaruhinya?

Tanya: Ketika membabarkan Dharma, sering menyebut nama orang yang sudah meninggal. Apakah hal itu akan memengaruhi tempat kelahiran kembali mereka, misalnya di surga atau di alam akhirat?

Jawab: Tergantung. Kalau dia sudah berada di surga, tidak akan ada pengaruh apa pun. Kalau dia berada di neraka juga tidak berpengaruh, karena saat menderita di alam neraka, dia sama sekali tidak bisa mendengar. Hanya ketika dia menjadi hantu di alam akhirat, atau di alam Asura, atau di alam surga, dia mungkin bisa mendengar, dia akan merasakan, akan tahu sedikit, tetapi pengaruhnya sudah tidak besar. Jika tujuanmu adalah untuk menolong orang lain, kamu menyebut namanya, itu tidak masalah. (Terima kasih Master welas asih memberikan wejangan)

 

191109新西兰奥克兰弟子开示提问

提问45 弘法时提及亡人,是否对其有影响

问:弘法的时候,经常提到过世的亡人,会不会影响到他们往生的地方,比如天上或者地府?

答:要看的,在天上有什么影响了?在地狱里也不影响,因为在地狱里受苦的时候,他根本听不见。只有在地下做鬼的时候他会听见,或者在阿修罗道,或者在天界,他会感觉,会知道一点,但是已经没有太大影响了。如果你的目的是为了救人,你提他的名字,没问题(感恩师父慈悲开示)