Pertanyaan di Acara Pertemuan Umat Buddhis Sedunia di Melbourne – Australia, 6 Desember 2019
Pertanyaan 35: Apakah “menempuh Jalan Tengah” dapat dipahami sebagai menjaga hati dan sifat dasar diri sendiri?
Tanya: Mohon bertanya kepada Master. Apakah menempuh Jalan Tengah dapat dipahami sebagai menjaga hati dan sifat dasar diri sendiri?
Jawab: Setidaknya begitu. Saat kamu menempuh Jalan Tengah, paling tidak kamu harus menjaga hatimu dan sifat dasarmu. Jika kamu tidak ada hati dan sifat dasar — kebaikan, sifat dasar, tetap tak tergoyahkan, atau sifat Kebuddhaan, kamu tidak dapat menetap di dalam ladang kesadaran kedelapan sendiri, maka tentu sifat dasarmu akan hilang. Bagaimana kamu bisa menempuh Jalan Tengah? Menempuh Jalan Tengah berarti bersikap netral. Netralitas ini sebenarnya adalah ajaran Hinayana — “Saya tidak condong ke kiri, tidak condong ke kanan, saya menjaga diriku sendiri.” Tujuanmu menjaga diri adalah agar kelak dapat menolong semua makhluk, mengertikah? (Mengerti.) Seperti ketika kita masih sekolah dulu, kamu belajar dengan sungguh-sungguh, untuk apa? Agar kelak bisa membantu lebih banyak orang, berkontribusi bagi masyarakat, menolong orang lain. Kamu mengerjakan tugas dengan baik, saat itu memang untuk dirimu sendiri, setelah lulus, bisa membanggakan keluarga dan membawa manfaat. Namun setelah lulus, bukankah untuk melayani semua makhluk dan masyarakat? Mengertikah? (Mengerti, terima kasih Master.)
191206澳大利亚・墨尔本世界佛友见面会提问
提问35 走中道可否理解为守住自己的心和本性
问:请问师父,走中道是不是可以理解为守住自己的心和本性呢?
答:至少的。你走中道,你至少要守住自己的心和本性;你没有心和本性——善良、本性、如如不动或者佛性,自己不能在八识田中常住,那当然你的本性就会遗失,你怎么走中道?走中道就是中性,中性,实际上就是小乘——“我不偏左、不偏右,我守住自己”。你守住自己的目的,以后为了救度众生,听得懂吗?(听得懂)就像我们小时候读书一样,你把功课做好,为什么?为了能够帮助更多的……以后帮助社会、帮助别人;你做功课做得好,当时是为自己好,毕业了,耀祖光宗,读书了……那等到毕业之后,不是为众生、为人民服务?听懂了吗?(听懂了,感恩师父)
