Wenda20191129 54:00
Apakah akar dari kerisauan?
Pendengar wanita: Ada satu jilid dalam buku “Bai Hua Fo Fa”, saya tidak tahu mengapa selalu membuka jilid tersebut selama berhari-hari. Anda berkata, “Meskipun seorang Arahat dapat terus-menerus melenyapkan kerisauan, tetapi mereka tidak memahami akar dari kerisauan.”
Master menjawab: Benar, mereka belum mencapai Kebuddhaan. Artinya, mereka dapat melenyapkan kerisauan, tetapi mereka tidak dapat melenyapkannya sepenuhnya. Mengertikah? (Apakah akar dari kerisauan ini?) “Apa akar dari kerisauan?” Kamu tidak tahu? Tidak punya kebijaksanaan, belum menemukan pencerahan diri, tidak memiliki potensi kesadaran. Karena kamu telah terlahir di Alam Manusia, kamu akan memiliki kerisauan. Karena Alam Manusia adalah penderitaan, kekosongan, dan ketidakkekalan, oleh karena itu tidak ada gunanya jika kamu risau, inilah akarnya. (Oh) baik-baiklah membina diri, kembangkan kebijaksanaan diri sendiri, anak-anak. Berusaha keraslah, ingat, kita hidup di dunia ini, yang paling ditakutkan adalah tidak orang yang mengontrol kita. Memiliki seseorang yang mengontrol kita adalah kebahagiaan, anak yang tidak memiliki orang yang mengontrolnya adalah penderitaan. Lihatlah berapa banyak anak di panti asuhan yang tidak memiliki siapa pun yang mengontrol mereka, betul tidak? (Ya) Betapa menderitanya mereka. Anak-anak yang memiliki ayah adalah harta karun. Hargailah dengan baik, anak-anakku. (Terima kasih, Master. Jagalah diri-Mu baik-baik.)
Wenda20191129 54:00
烦恼的根是什么
女听众:在《白话佛法》里面有一册,好几天不知道为什么一翻就翻到这一页,您说“阿罗汉果位虽然可以常断烦恼,但是没有理解烦恼的根”。
台长答:对,他没成佛,就是说他能够解决烦恼,但是他不能完全地消除烦恼,明白了吗?(这个烦恼的根是什么?)“烦恼的根是什么”你不知道啊?没有智慧,没有找到自己的觉悟,没有悟性。因为你投到人道了,你就会有烦恼,因为人间是苦空无常的,所以你烦恼也没用的,这就是根(哦)好好修了,锻炼锻炼自己的智慧吧,孩子们。好好努力了,要记住,我们活在这个世界上,就怕没人管,有人管是幸福,没人管的孩子那是叫痛苦。你看看有多少孤儿院的孩子都没人管的,对不对?(嗯)他们多痛苦。有父亲的孩子是个宝,好好珍惜吧,孩子们(谢谢师父,师父多保重身体)
