shuohua20160722 10:19
Apa yang kamu katakan di depan Bodhisattva adalah ikrar, jika tidak melaksanakannya, maka termasuk berbohong, lalu bagaimana cara bertobat atau memperbaikinya?
Pendengar wanita: Master, pertanyaan selanjutnya. Seringkali ada teman se-Dharma yang mengungkapkan tekad mereka di depan Bodhisattva ketika mereka bersemangat, tetapi mereka tidak menyadari bahwa apa yang mereka katakan di depan Bodhisattva itu berarti berikrar, kemudian mereka lupa dan tidak melaksanakannya. Lalu, akan ada akibat yang seperti apa?
Master menjawab: Berbohong. Akibat dari berbohong adalah sial, yaitu ketika tiba saatnya, akan mendapatkan balasan karma. Tidak masalah jika kamu mengungkapkan tekad; jika kamu bertekad, lalu kamu melakukan permohonan, tetapi kamu tidak dapat melaksanakannya, maka kebohongan ini tergolong besar, disebut “kebohongan besar”. Jika itu “Kebohongan besar”, maka Dewa Pelindung Dharma akan datang menghukum.
Jika hari ini kamu hanya mengatakan, “Oh, saya bertekad untuk…” dan tidak memohon apa pun, maka balasan karmamu ini akan lebih kecil; jika kamu berkata, “Guan Shi Yin Pu Sa, saya sudah vegetarian penuh, mohon Anda memberkati saya, bagaimana dan bagaimana….. bisa lulus ujian”. Alhasil, kamu lulus ujian, bukankah kamu menggunakan kebohongan untuk menipu kepercayaan dan berkat dari Bodhisattva untukmu? (ya) Baik.
Seperti banyak anak di depan Master, “Master, saya pasti akan membina diri dengan baik, mohon memberkati saya”. Saya memohon kepada Bodhisattva untuknya, sudah baik, manjur, dan pada akhirnya dia tidak mau membina diri lagi, lalu dia sendiri yang menderita. Saya tidak berdaya, berbohong kepada orang lain, berbohong kepada Bodhisattva (Jadi, bagaimana dia harus bertobat atau memperbaikinya?)
108 kali paritta Li Fo Da Chan Hui Wen, dan kemudian harus bertobat secara menyeluruh, tidak boleh bertobat dengan pura-pura, apakah kamu sudah mengerti? (Mengerti. Master, ada teman se-Dharma yang mungkin setelah berikrar, dia sendiri juga sudah lupa, lalu harus bagaimana? Bolehkah memohon Bodhisattva untuk mengingatkan ikrar yang telah dibuatnya?) Kamu sendiri harus membuat catatan, tekad yang diikrar harus ditulis, tempel di sana, kamu sendiri harus tahu.
shuohua20160722 10:19
在菩萨面前说的话就是发愿,没做到就是妄语,该如何忏悔或补救
女听众:师父,下一个问题,经常有同修一激动在菩萨面前表决心,没有意识到在菩萨面前说的话就是发愿,随后自己忘记了,没有做到。那么这样会有怎样的果报呢?
台长答:妄语啊,妄语的果报就是倒霉,就是到时候受报。你表决心没关系;表决心你祈求了,你没做到,那这个妄语大了,叫“大妄语”。“大妄语”护法神就会来惩罚。如果你今天只是说:“哎呀,我表决心……”没有求什么事情,那你这个果报还小一点;如果你说:“观世音菩萨,我吃全素了,您保佑我,怎么怎么……考上去啊。”结果考上去了,你是不是用妄语骗来了菩萨给你的信任、给你的加持?(是的)好了。像很多小孩子在台长面前,“台长,我一定好好修,给我加持啊”,我给他一求菩萨,好了,灵了,到最后不修了,那么最后他自己吃苦头了。我没办法的,骗人了,骗菩萨了(那他应该怎样忏悔或者补救呢?)108遍礼佛大忏悔文,然后要彻底忏悔,不能假忏悔,明白了吗?(明白。师父,有的同修可能发愿以后,自己也忘记了,怎么办呢?可以请菩萨提醒发过的愿吗?)自己写下来,发的愿要写下来,贴在那里,自己要知道。
