Apa itu “Keharmonisan”? Guru yang Disiplin Baru Bisa Menghasilkan Murid yang Piawai 什么是“圆融”;严师出高徒

 

wenda20160403A 42:10

Apa itu “Keharmonisan”? Guru yang Disiplin Baru Bisa Menghasilkan Murid yang Piawai

Pendengar Pria: Seorang teman sedharma telah meninjau rekaman radio Master sejak tahun 2008 dan menemukan bahwa jawaban Master atas pertanyaan-pertanyaan semakin harmonis dan mendalam. Kita membutuhkan kebijaksanaan yang lebih tinggi untuk memahami wejangan Master. Bagaimana kita dapat memahami wejangan Master dengan lebih adil dan harmonis, lebih seimbang dan tidak fanatik?

Master menjawab: Sebenarnya, itu tergantung pada persoalannya sendiri. Apa yang disebut keharmonisan? Keharmonisan itu bergantung pada akar pembinaan dirimu. Misalnya, jika kamu menggunakan landasan seorang Bodhisattva untuk menyelesaikan masalah duniawi, maka kamu akan lebih sempurna dan harmonis; jika kamu menggunakan perspektif seorang hakim alam manusia untuk menyelesaikan masalah duniawi, kamu tidak akan bisa terlalu sempurna. Misalnya, jika seorang wanita dipukul oleh seorang pria, dari perspektif manusia, pria itu harus ditangkap dan dihukum; pria itu hanya bertindak karena kegilaan sesaat. Dari sudut pandang seorang Bodhisattva, keduanya pasti memiliki keterikatan karma di kehidupan lampau mereka, dan hanya dapat mengandalkan pada mereka sendiri untuk menguraikannya. Terlalu keras justru dapat menyebabkan hubungan pria dengan istrinya memburuk, membuat keadaan semakin tegang; lalu sesudah mengetahuinya, dan memberinya peringatan dan memberitahunya bahwa dia tidak boleh lagi memukul istrinya, dan dia memahami bahwa itu adalah tindakan arwah asing, dia berubah, melafalkan paritta, dan kemudian tidak akan terjadi lagi. Bukankah itu hasil yang sempurna dan harmonis? Itulah konsepnya. Kita tidak dapat menggunakan perspektif duniawi untuk menilai tindakan seorang Bodhisattva dalam segi banyak hal. Banyak orang yang bersikap berlebihan atau sensitif, melihat Master begitu keras terhadap murid-muridnya, mereka berkata, “Master, bukankah Anda meneladani Bodhisattva? Bukankah Anda seorang Bodhisattva? Mengapa Bodhisattva begitu keras dan galak?” Saya bertanya kepada kamu, mengapa seorang dokter membedah perutmu? Mengapa? Untuk melakukan operasi. Apakah itu sakit? Ya, itu sakit. Jika itu sakit, mengapa harus dibedah? Karena masalahmu tidak akan sembuh tanpa membuangnya. Pendidikan Konfusianisme Tiongkok mengajarkan “Master yang disiplin menghasilkan murid yang piawai.” Jika Master tidak disiplin, bisakah menghasilkan murid yang baik? Jika pintu Dharma Xin Ling Fa Men tidak disiplin, apakah bisa sampai pada titik ini? Bisakah membuat mereka tetap patuh terhadap aturan Dharma? Secara umum, Pintu Dharma Xin Ling Fa Men kita sekarang sangat patuh; semua orang sangat jujur. Jika tidak, akan seperti apa? Agama seperti apa yang akan ada? Pintu Dharma Xin Ling Fa Men seperti apa yang akan ada? Bagaimana bisa menjadi baik jika begitu kacau? Jika Master tidak tegas, pasti sudah berantakan sejak awal. Saya akan tegas seperti ini; “guru yang disiplin menghasilkan murid yang piawai.” Jika seorang murid tidak memperbaiki kesalahannya dengan baik, maka tidak perlu membina diri. Jika kamu tidak belajar dengan benar di sekolah, maka jangan masuk universitas. Bayangkan seseorang terkena kanker, dan orang-orang mengatakan tidak ada yang bisa dilakukan, dan mereka pergi ke rumah sakit, dan dokter berkata, “Oh, pulang saja dan oleskan balsem harimau.” Apakah itu termasuk bertanggung jawab? (Tidak. Para muda-mudi yang dekat dengan Master semuanya mengatakan bahwa Master sangat ketat terhadap mereka). Paling ketat, semakin dekat dengan saya, semakin ketat. Bagi kalian yang lebih jauh, Master tidak dapat mengendalikan kalian, jadi saya sedikit lebih longgar dan sopan. Tetapi bagi mereka yang dekat dengan saya, saya sangat ketat, satu kata pun tidak boleh salah, satu gerakan saja tidak boleh ceroboh, jika tidak, saya pasti akan mengkritik mereka. (Master, bagi kami yang jauh dari Master, mohon bersikap lebih ketat kepada kami juga.) Ya, memang begitu, itulah sebabnya saya sering memiliki harapan yang tinggi terhadap kalian. Jika tidak menunjukkan kekurangan, kekurangan itu tidak akan hilang; jika tidak menunjukkan kelebihan, kelebihan itu juga tidak akan hilang. Sekarang, lihatlah orang tua kalian, siapa di antara kalian yang dapat mendidik anak-anak seperti yang dilakukan Master? Banyak orang tua sendiri tidak memiliki tingkat kesadaran spiritual ini, jadi bagaimana mereka dapat mendidik anak-anak mereka? Jadi, jika anak-anak menjadi tidak terkendalikan di kemudian hari, bukankah itu terkait dengan orang tua? Itulah mengapa banyak orang mengatakan, “Jika seorang anak durhaka, itu kesalahan ayahnya.” Bukankah kurangnya bakti seorang anak berkaitan dengan orang tuanya? Kamu kurang berpendidikan, jadi kamu membesarkan anak-anakmu menjadi tidak berbakti; orang tua yang berpendidikan akan membesarkan anak-anak mereka menjadi sangat patuh dan berbakti. Beginilah pendidikan Konfusianisme di Tiongkok sejak zaman kuno. Yue Fei setia kepada negaranya, bukankah itu karena ibunya? Ibunya memahami kesetiaan kepada negara, jadi Yue Fei setia kepada negaranya (ya, semangat kesetiaan Yue Fei kepada negara… beberapa mengatakan Yue Fei menjadi Bodhisattva). Begitulah. Master sekarang adalah “ibu Yue Fei,” yang setiap hari menyuruh kalian untuk belajar Buddha Dharma dengan baik, menjadi orang baik, dan membuat masyarakat ini menjadi lebih baik. Bukankah Master juga “ibu Yue Fei”? Jika saya tidak meminta kalian untuk belajar Buddha Dharma dengan baik, mematuhi hukum, dan mencintai negara dan rakyat, coba kamu katakan, kalian telah menekuni Dharma hingga bagaimana? Semua telah tersesat ke dalam aliran sesat. (Ya. Jika Master tidak mencurahkan segenap hati dan jiwanya untuk mengajar kita, tidak akan ada 10 juta pengikut di seluruh dunia) tidak dapat membina diri dengan baik, mereka tidak dapat membina diri dengan baik tanpa disiplin yang ketat. Bagaimana mungkin kita tidak menunjukkan kesalahan mereka? Jika tidak memberi tahu orang-orang tentang penyakitnya, mereka akan mati. (Ya.) Terkadang saya harus melakukan operasi, terkadang memijat, terkadang memberi suntikan, terkadang obat-obatan… ada banyak metode. Beberapa murid benar-benar tidak dapat melanjutkan, maka mereka harus mengobati diri sendiri. Kita tidak dapat menyelamatkan mereka; hanya bisa begitu saja. (Sudah mengerti, Master sungguh penuh perhatian. Terima kasih, Master!)

 

wenda20160403A  42:10 

什么是“圆融”;严师出高徒

男听众:同修重温了2008年以来师父的节目录音,发现师父解答问题越来越圆融,我们需要有更高的智慧才能理解师父的开示。请问我们如何能更公正、圆融地理解师父的开示,不偏不倚、不走极端呢?

台长答:实际上这个要看问题本身的。什么叫圆融?圆融是根据你根基的。比方说你用菩萨的根基来化解人间的烦恼,你就比较圆融;如果你说用人间法官的观点来化解人间的问题就不能太圆融。比方说一个女人被男人打了,用人间来说,这个男人应该抓进去、判刑,这个男的是一时发疯;我们说起来,菩萨讲起来,他们前世两个人一定有冤结,只能靠他们自己好好地相互化解。太硬了反而会造成这个男的以后跟她的关系会崩裂,更不圆融;那么知道了,给他一个警告,让他知道以后不能再打老婆,他也知道了这是灵性所为,他改了,念经了,那以后不会再发生了,是不是圆融了?是这个概念。很多问题你不能用人间的观点去看菩萨所为。很多人就是矫情,看见师父对弟子这么严格,“师父你不是学菩萨吗?你不是菩萨吗?菩萨怎么这么严格、这么凶?”我问你,医生为什么拿刀在你肚皮上割?为什么?帮你动手术。痛不痛?痛的。“痛的”为什么还割?因为你的毛病不割去不掉。中国儒家教育“严师出高徒”,师父不严格出得了好徒弟吗?心灵法门管得不严,能到今天吗?能让他们遵纪守法吗?现在总的来讲我们心灵法门还是很听话的,大家都很老实。否则你说成什么样了?还成什么宗教?还成什么心灵法门?管得乱七八糟还行吗?师父不严格的话,早就乱七八糟了。我就这么严格地管着,“严师出高徒”,徒弟不好好地改毛病,那你就别修。你不好好地在学校读书,那就别来上大学。你说说看,生癌症了,人家说没办法了,到医院里去了,医生说:“哦,你回家搽点万金油好了。”这算负责任吗?(不算。在师父身边的那些小朋友们都说师父对他们特别严格)最严格,越在我身边的越严格,像你们比较远的师父还管不着,我还松一点,还客气一点。在我身边的我严格得不得了,一句话都不能说错,一个动作都不能做得很丢三落四的,否则一定会指责他们的(师父,像我们隔师父远了,您也对我们严格一些吧)对,就是这样,所以我经常对你们严格要求。缺点不讲不得了,优点不讲跑不了。现在你看你们哪个父母亲能够像师父这么教育的?很多父母亲他本身就没有这种境界,他怎么教育孩子?所以孩子后来乱七八糟的话,跟父母亲难道没有关系吗?所以很多人说“子不孝,父之过”,孩子不孝顺不是跟父母亲有关系啊?你没文化,所以把孩子教育得就这么不孝顺;有文化的父母亲就会把孩子教育得非常听话,非常懂得孝顺。自古以来中国儒家教育就是这么讲的。岳飞精忠报国,不就是因为他妈妈吗?他妈妈懂得精忠报国,所以他岳飞才会精忠报国(是的。岳飞那种精忠报国的精神……说岳飞都成了菩萨了)是这样。师父现在就是“岳飞的妈妈”,天天叫你们好好学佛,教做好人,让这个社会变得更好。我不就是“岳飞的妈妈”吗?如果我今天不让你们好好学佛,不让你们遵纪守法、爱国爱民的话,你说学佛都学成什么样啊?都学到邪教方面去了(是的。如果师父您不这样呕心沥血教导我们,全球不可能有1000万的信众跟着师父去修)修不好啊,不严格修不好啊。毛病不讲还了得?有病你不讲给人家听,人家就死了(是的)我有时候要给他们开刀的,有时候推拿,有时候要按摩,有时候打针,有时候吃药……方法多得很。有的弟子实在不行了,那么自己去治疗,我们救不了,只能这样(明白,师父用心良苦。感恩师父!)